Perjalanan

BALAI BAHASA MENYELENGGARAKAN PELATIHAN PENULISAN CERPEN 2014

PELATIHAN PENULISAN CERPEN UNTUK REMAJA SESUMATERA BARATBALAI BAHASA PROVINSI SUMATERA BARATTANGGAL 18-24 MEI 2014DI KAMPUS INS KAYU TANAMKEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BALAI BAHASA PROVINSI SUMATERA BARAT

INS Kayu Tanam, Senin, 18-24 Mei 2014

Menulis :
 Berimajinasi
          Menggunakan bahasa Indonesia yang baik
          Kreativitas : bahasa, dan cerita
          Pembukaan yang menarik
          Berbeda dengan sastrawan yang sebelumnya atau membuat sesuatu hal baru
          Banyak membaca karya-karya luar negeri
Yang harus diperhatikan dalam membuat sebuah cerpen:
          EYD
          Mempertimbangkan watak tokoh
          Kesinambungan alinea satu dengan lainnya
          Mengungkap suatu perasaan tidak hanya dengan verbal
          Mengkonkritkan suatu yang abstrak
          Melogikakan hal yang ditulis
          Judul yang menarik (tidak sama dengan sastrawan terdahulu)
          Punya pesan
          Tema yang dipilih harus lebih menarik, tidak sama dengan sastrawan terdahulu
          Kata penghubung jangan diawal kalimat
          Sudut pandang
Dalam narasi: kejadian, tokoh, konflik
Yang harus ada dalam sebuah tulisan:
          masuk akal
          membuka indera
          memberi informasi berangsur-angsur
          mengkondisikan suasana
          pandangan yang berbeda
Menulis:
          keluar dari zona aman, dunia kita
          menjauhkan diri dari ego
          konkret = observasi indera
          menciptakan jarak
          proses membaca sebagai pengarang
          kita harus menganggap diri kita kecil
 Catatan dalam proses kreatif:
          pentingnya menyunting ulang
          mengarang: soal kejujuran, soal hati
          membuka pikiran-pikran yang tertutup
          kita bisa main-main jika kita sudah menguasai apa yang kita main-mainkan
          aku sudah, sedang, dan akan selalu menulis
          harus ada sesuatu yang ingin anda sampaikan
Penulis:
          masuk akal
          membuka indera
          punya kamus
Cara penulis agar bertahan:
          Niat
          Malam hari bagun jam 2
          Konsentrasi: sudah memahami betul apa yang ingin ditulis
          Penelitian, research
          Penyuntingan berulang-ulang
Hal yang mendukung dalam proses kreatif:
          membaca, membaca dan membaca
          membaca ulang dan diskusi
          perhatikan cara mengungkapkan
          menulis karena dorongan hati nurani
          hati-hati dengan nominal atau angka
Kata-kata selain ini dipisah:
adapun, andaipun, ataupun, bagaimanapun, biarpun, kalaupun, kendatipun, meskipun, maupun, sekalipun, sungguhpun, walaupun.
Tingkatan sastra:
          Text book
          Artikel
          Esai
          Prosa
          Prosa liris
          Puisi figuratif

Catatan:
           Sastra mempunyai banyak makna
           Deskripsi = observasi terhadap indera, semakin detil semakin bagus
          Teks yang cocok untuk membuka indera : show
      



    


    Jika bahan belum habis, anda berhenti menulis, tulisan anda banyak bolongnya.
     Jika bahan habis, anda masih menulis, tulisan anda banyak bohongnya.
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close